Saya sudah menjadi pelanggan Indosat semenjak tahun 1998/1999 yang sebelumnya menggunakan kartu prabayar dan kemudian diubah menjadi pasca bayar. Sampai saat juga masih setia menjadi pelanggan salah satu provider telekomunikasi di Indonesia tersebut.
Dimulai dari hari Kamis 12 Mei 2012, simcard saya tidak dikenali atau rejected oleh Indosat network. Tanggal 14 Mai 2012 saya menyempatkan pergi ke galeri Indosat Ambasador untuk melakukan pergantian kartu. Salah satu customer carenya mengatakan bahwa dalam 1 jam simcard tersebut sudah dapat digunakan. Malamnya saya baru sempat mencoba akan tetapi simcard ternyata masih rejected. Saya melaporkan lewat contact center Indosat mengenai hal ini dan mereka mengatakan bahwa simcard yang diberikan rusak tidak dapat digunakan. Aneh…. simcard baru, saya mengambil bukan ditoko kelontong atau toko sayur tapi simcard baru tersebut sudah rusak.
Saya meminta bantuan teman untuk membawa simcard tersebut ke galeri Indosat Ambasador mall, dengan gampangnya mengatakan bahwa semua simcard digaleri tersebut rusak semuanya dan dianjurkan mengambilnya ke galeri Indosat Pemuda. Haloooo….Mungkin disangka customer service tersebut jaraknya Mall Ambasador ke Jl. Pemuda cuma 100 meter kali ya… ini Jakarta bung!!!. Untuk masalah-masalah seperti ini customer dibiarkan terombang-ambing kesana dan kemari seperti anak kehilangan ibunya. Apakah tidak ada koordinasi antara galeri pusat dan cabang-cabangnya sehingga semua simcard rusak dicabang tidak diketahui oleh pusat..ini lebih aneh lagi..Go national ajah belum beres apalagi Go International.
Akhirnya saya mengganti kartu lagi digaleri Indosat Pemuda dan dijanjikan lagi sudah langsung bisa digunakan. Seperti janji-janji sebelumnya ternyata tetap tidak dapat digunakan. Saya menunggu sampai pagi hari ternyata belum bisa digunakan juga, status tetap simcard failed registered to the network. Saya langsung menghubungi contact center Indosat dinomor 021-54388888 dan keluhan saya dicatat. Malam ini saya coba lagi statusnya masih sama simcard rejected. Saya menghubungi lagi dan dijanjikan lagi akan diprioritaskan untuk diperbaiki….hmmm saya sudah cape sama janji-janji yang diberikan oleh Indosat tersebut. Service Blackberry hampir 2 minggu tidak bisa digunakan, saya tidak bisa melakukan panggilan telpon atau ditelpon, untuk sms apalagi.
Untuk perusahaan besar seperti Indosat hal-hal kecil seperti ini harusnya bisa dikerjakan dalam 1-2 hari saja, perhatian kepelanggan juga kurang. Harusnya pelayanan Indosat sudah lebih jauh dari seperti ini. Sebagai pelanggan lama terus terang saya sangat kecewa, mungkin saya akan beralih keprovider komunikasi lain yang memang lebih memperhatikan konsumennya. Semoga menjadi koreksi bagi Indosat dan saya berharap pelanggan Indosat yang lain tidak mengalami masalah seperti yang saya alami saat ini.
Saya rasa Indosat tidak cukup dengan Indosat Senyum akan tetapi harus diikuti juga dengan Action.
25 May 2012.
Sudah 2 hari menunggu tidak ada kabar kepastian kapan kartu saya akan dapat digunakan kembali, pagi ini saya coba menelpon kembali sesuai dengan perkiraan saya tidak ada yang dapat disampaikan customer service selain “mohon ditunggu bapak sedang dicoba diperbaiki”. Serasa dejavu saya mendengarnya karena dalam seminggu kalimat tersebut sudah mengiang-ngiang ditelinga saya. Meminta kepastian kapan saja tidak bisa dijawab. Untuk masalah simcard saja harus 2 minggu apalagi masalah yang lebih besar…ngga kebayang saya. Akhirnya saya menelpon call center BRTI dinomor 159 dan mengadukan permasalahan yang saya hadapi. Saya cuma dapat menunggu kabar baik atau kabar tidak baik…..(waiting mode on)
27 Mei 2012
Ada sedikit kemajuan tidab-tiba pagi hari saya ditelpon oleh customer care Indosat menanyakan bagaimana masalah yang saya alami. Saya katakan baru ada kemajuan yakni bapak menelpon saya
kalo masalah simcard saya belum ada perubahan. Beliau berjanji akan menindaklanjuti dan akan menelpon saya kembali esok harinya. We’ll see about that… (waiting mode on…again)


